Hanya Tuhan yang Bisa Kita Andalkan

1 Petrus 5:6-7 (TB)  Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya. Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu. 

Dalam hidup itu, pasang dan surut, senang dan sedih pasti terjadi. Tidak ada orang yang melewati hidup tanpa mengalami pencobaan. Permasalahan hidup datang silih berganti, ada masalah yang mudah diselesaikan, tapi ada masalah yang sukar diselesaikan. Maka mengandalkan Tuhan itu adalah suatu hal yang harus senantiasa kita lakukan. Orang yang terbiasa mengandalkan Tuhan bisa melalui setiap badai kehidupan dengan pertolongan Tuhan.

Yang jadi masalah adalah manusia sering lupa Tuhan. Di saat hidupnya sedang penuh berkat, berkuasa, kaya raya, orang bisa merasa dirinya cukup gagah untuk mengandalkan diri sendiri. Dia merasa setiap persoalan bisa dia atasi tanpa butuh pertolongan Tuhan. Tapi begitu kehidupannya surut, dan dia sadar butuh pertolongan Tuhan, dia jauh dari Tuhan. Ingin berdoa tapi tidak biasa berdoa. Ingin mencari Tuhan tapi sudah lama tidak beribadah. Lalu yang ada cuma putus asa.

Saat kita sedang sukses, orang menghormati kita. Tanpa diminta pun, orang mungkin berbondong-bondong menawarkan bantuan. Sebab mereka berhitung, memberi akan mendapat balasan berlipat. Tapi saat kita jatuh, dan tidak dapat melakukan apa-apa lagi situasinya akan berbeda. Tidak banyak orang yang mau menolong tanpa pamrih. Bahkan teman-teman kita akan banyak yang menjauh karena kita sudah tidak menguntungkan buat mereka.

Itulah sebabnya kita harus senantiasa mengandalkan Tuhan. Tuhan Yesus adalah Tuhan yang setia. Tuhan selalu mau menolong kita tanpa pamrih. Tuhan selalu mau dan mampu menolong kita di setiap saat.

Tapi kalau kita tidak bergaul erat dengan Tuhan, disaat kita sedang ditimpa musibah kita akan mudah kehilangan pegangan. Mengandalkan manusia itu sia-sia, kadangkala manusia yang beserta kita saat sukses, lari saat kita sedang jatuh. Mengandalkan materi juga sia-sia, ada kalanya materi tidak bisa menolong kita keluar dari masalah. Kalau kita tidak terbiasa bergaul erat dengan Tuhan, meminta pertolongan Tuhan di saat kita jatuh itu tidak gampang. Bukan karena Tuhan tidak mau menolong, tapi karena kita yang sudah terbiasa menjauh dari Tuhan. Padahal hanya Tuhan yang bisa kita andalkan di segala situasi. 

Jadi jangan sampai karena kesenangan duniawi, kesuksesan dan kekuasaan kita meninggalkan Tuhan. Senantiasalah bergaul erat dengan Tuhan, sehingga saat senang kita bisa bersyukur pada Tuhan, dan saat kita susah kita bisa memegang erat tangan Tuhan agar kita tidak jatuh.


Popular Posts