Menderita Penganiayaan karena Kebaikan

Yohanes 16:33 (TB)  Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia."

Kalau kita berbuat baik tapi merasa merugi karena harus berbuat baik, janganlah heran. Sebab Yesus sudah memperingatkan bahwa mengikut Yesus itu bisa mendatangkan penganiayaan. Sebab mengikut Yesus itu akan bertentangan dengan keinginan dunia.

Contohnya kalau keinginan dunia itu mencari jalan cepat untuk kaya walau culas, mengikut Yesus itu harus jujur. Orang jujur tidak disukai di lingkungan yang korup karena tidak bisa diajak bermain nakal, sehingga berpotensi membongkar kecurangan mereka yang korup. Orang jujur tidak mau disuap untuk meloloskan yang seharusnya tidak lolos. Akibatnya orang jujur pasti dianggap berbahaya dalam lingkungan yang korup. Sudah tidak dapat bagian uang hasil korupsi, dibenci pula. Tapi itulah resiko jadi orang jujur. Jadi pengikut Yesus itu tetap harus jujur.

Kalau jadi orang baik harus menderita penganiayaan, harus merugi, lalu apa untungnya jadi orang baik? Kita tidak boleh lupa kalau hidup kita di dunia ini cuma sementara. Hidup kita di akhirat nanti bersifat kekal. Lebih baik kita menderita penganiayaan di dunia, daripada kita tidak diterima di sorga kekal nantinya.

Yesus juga berkata agar kita tidak takut untuk berbuat baik, sebab Tuhan Yesus akan mendampingi kita senantiasa. Dan Yesus lebih besar daripada dunia. Ada jaminan bahwa kalau kita memilih melepaskan dunia, karena mengikut Yesus, kita tidak akan rugi. Kita akan menerima keselamatan kekal dari Yesus Kristus, sebuah anugerah yang tak ternilai harganya.

Popular Posts