Menjadi Tuan yang Baik

Efesus 6:8-9 (TB)  Kamu tahu, bahwa setiap orang, baik hamba, maupun orang merdeka, kalau ia telah berbuat sesuatu yang baik, ia akan menerima balasannya dari Tuhan. Dan kamu tuan-tuan, perbuatlah demikian juga terhadap mereka dan jauhkanlah ancaman. Ingatlah, bahwa Tuhan mereka dan Tuhan kamu ada di sorga dan Ia tidak memandang muka. 

Tidak aneh kalau dunia membedakan manusia berdasarkan kasta, strata, jabatan atau lainnya. Ada orang berdarah biru yang dihormati karena keturunan bangsawan. Ada orang yang dihormati karena ia berjabatan tinggi. Ada yang diperlakukan dengan service istimewa karena dia bisa membayar tiket dengan mahal.

Tapi kalau sudah meninggal nanti dan dikubur di dalam tanah, semua mengalami nasib yang sama. Mungkin ada orang yang kuburannya dipoles mewah, terletak di kawasan pemakaman elit, tapi lubang kuburnya tetap sama ukurannya. Yang miskin dan dimakamkan di TPU juga mengalami hal yang sama. Begitu pun dengan yang dikremasi. Badan jasmaninya sama-sama akan hancur. Demikian juga dengan pakaiannya.

Saat menghadap tahta peradilan Tuhan nanti, satu-satunya yang diperhitungkan adalah amal dan perbuatan masing-masing. Yang rajin berbuat baik dan setia mengandalkan Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat pasti akan diselamatkan. Yang suka berbuat jahat dan yang menolak Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya akan menghadapi penghukuman. Titel, jumlah harta, jabatan, gelar raja atau bangsawan tidak akan berarti saat kita berada di takhta peradilan Tuhan.

Oleh sebab itu pakailah segala kesempatan selama kita hidup untuk berbuat baik dan menyenangkan hati Tuhan. Jangan menggunakan titel, jabatan, gelar kebangsawanan, kekuasaan untuk menyakiti atau menindas orang lain. Mungkin saja ada kejahatan yang tidak mendapat hukuman di dunia karena dilakukan oleh orang yang berkuasa. Tapi setiap perbuatan akan mendapat ganjaran setimpal dari Allah nantinya.

Oleh sebab itu kalau saat di dunia kita diberi kesempatan sebagai penguasa, pimpinan, atau bangsawan, gunakan berkat Tuhan itu untuk menyenangkan hati Tuhan dan untuk melayani sesama. Jangan menyalahgunakan kuasa untuk berlaku tidak adil, merendahkan atau menyakiti sesama. Semua perbuatan kita akan mendapat balasan dari Allah nantinya. Hukuman untuk setiap perbuatan jahat, dan berkat untuk setiap perbuatan baik.

Popular Posts