Satu Tubuh Kristus
Markus 9:38-41 (TB) Kata Yohanes kepada Yesus: "Guru, kami lihat seorang yang bukan pengikut kita mengusir setan demi nama-Mu, lalu kami cegah orang itu, karena ia bukan pengikut kita." Tetapi kata Yesus: "Jangan kamu cegah dia! Sebab tidak seorang pun yang telah mengadakan mujizat demi nama-Ku, dapat seketika itu juga mengumpat Aku. Barangsiapa tidak melawan kita, ia ada di pihak kita. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa memberi kamu minum secangkir air oleh karena kamu adalah pengikut Kristus, ia tidak akan kehilangan upahnya."
Perpecahan antar denominasi gereja sudah terjadi lama. Dimulai dari perbedaan penafsiran ayat Alkitab yang melahirkan doktrin yang berbeda. Contohnya ada gereja Kharismatik dan Gereja PGI di Indonesia. Perbedaan terjadi dari penafsiran Karunia Roh, cara Pembabtisan dan sebagainya. Beberapa gereja mewajibkan baptist dan sidi ulang untuk perpindahan keanggotaan Jemaat dari gereja Kharismatik ke gereja Non Kharismatik atau sebaliknya. Padahal baptisan itu seharusnya cukup hanya berlaku sekali seumur hidup. Perbedaan doktrin juga menimbulkan saling singgung dengan istilah-istilah seperti Gereja Kurang Iman, Gereja Kurang Persembahan dan sebagainya.
Tuhan Yesus mengatakan bahwa kalau ada seorang memberi minum kita, karena kita pengikut Yesus, dia tidak akan kehilangan upahnya. Apalagi kalau sama-sama pengikut Yesus, pasti sama-sama disayang Tuhan. Maka tidak layak kalau perbedaan doktrin di antara sesama pengikut Yesus menimbulkan saling ejek dan saling serang.
Tiap gereja punya doktrin sendiri, punya cara ibadah sendiri. Selama tidak mengumpat Yesus, dan tidak menyangkali Yesus sebagai Tuhan yang datang dalam rupa manusia, maka mereka juga sama-sama Pengikut Yesus. Tidak boleh diserang, dijelek-jelekkan, apalagi dituduh bidah.
Semua pengikut Yesus adalah bagian dari tubuh Yesus. Baik itu Kristen, Khatolik, Kharismatik, Non Kharismatik, selama tidak menghujat Yesus dan tidak menyangkali Yesus sebagai Tuhan yang datang dalam rupa manusia.