Selalu Menyertakan Tuhan dalam Hidup

Yakobus 4:4 (TB)  Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.

Orang hidup butuh uang. Orang hidup juga butuh rekreasi dan hiburan. Dunia menyediakan berbagai kesenangan mulai dari yang etis sampai kepada hal yang melebihi batas kepatutan. Contohnya ada film yang memberikan hiburan bagi kita. Tapi ada film porno yang melebihi batas kepatutan kita sebagai Umat Allah. Contoh lainnya ada permainan yang bagus dan menghibur. Tapi ada permainan judi dan ketangkasan yang melebihi batas etis kita.

Menikmati hidup itu boleh-boleh saja. Mencari uang itu harus. Tapi dalam mengisi kehidupan ini jangan sampai kita melebihi batas kepatutan yang Allah ijinkan. Jangan mencari uang dengan serakah sehingga menghalalkan cara kotor untuk mendapatkannya. Jangan sampai juga menggunakan uang yang kita peroleh untuk main perempuan, narkoba, judi dan bentuk-bentuk yang melanggar kepatutan lainnya.

Kita harus selalu ingat bahwa kita punya Tuhan. Dan kita harus bertanggungjawab untuk memakai hidup kita untuk memuliakan Tuhan. Saat kita meninggalkan Tuhan untuk menikmati kesenangan dunia, kita sudah berseteru dengan Allah.

Yesus telah membayar semua hutang dosa kita dengan darahNya yang mahal. Maka hidup kita sekarang adalah milik Yesus. Mau tidak mau kita harus mengikutsertakan Yesus dalam setiap tindakan ķita. Menikmati kesenangan dunia boleh-boleh saja asal tidak melewati batas kepatutan sebagai Umat Tuhan. Tapi kalau kita sudah meninggalkan Tuhan untuk memilih kesenangan dunia, maka kita bukan Umat Tuhan yang setia. Dan jangan kaget bila di Penghakiman Nanti Tuhan akan berkata, "Aku tidak mengenal engkau!"

Popular Posts