Berusaha Sebaik Mungkin Menaati Firman Allah
Lukas 13:25-27 (TB) Jika tuan rumah telah bangkit dan telah menutup pintu, kamu akan berdiri di luar dan mengetok-ngetok pintu sambil berkata: Tuan, bukakanlah kami pintu! dan Ia akan menjawab dan berkata kepadamu: Aku tidak tahu dari mana kamu datang. Maka kamu akan berkata: Kami telah makan dan minum di hadapan-Mu dan Engkau telah mengajar di jalan-jalan kota kami. Tetapi Ia akan berkata kepadamu: Aku tidak tahu dari mana kamu datang, enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu sekalian yang melakukan kejahatan!
Mengikut Yesus memperoleh jaminan keselamatan. Darah Yesus yang tercurah di kayu salib menebus kita dari kematian kekal akibat dosa.
Tapi keselamatan dari Tuhan tidak menjadikan kita bebas berbuat semaunya. Bukan karena Yesus sudah menebus dosa kita, lalu kita bebas berbuat dosa.
Kita tetap harus sebaik mungkin melakukan perintah Allah. Namun tidak ada orang yang bisa sempurna di hadapan Allah, kebaikan kita tidak akan cukup untuk membenarkan kita. Di sinilah sebabnya Yesus datang ke dunia, agar manusia yang tetap tidak benar di hadapan Allah walau telah berusaha sebaik mungkin, dibenarkan oleh karena pengorbanan Yesus Kristus di atas kayu salib.
Yesus mau membenarkan orang yang sudah berusaha sungguh-sungguh, tapi tetap tidak layak masuk surga. Tapi hati-hati buat orang yang tetap tidak mau berusaha menjadi orang baik. Kalau dia sengaja berbuat dosa terus menerus, maka dia juga akan mati dalam dosanya.
Jangan sampai di saat menghadap Tahta Pengadilan nanti kita memanggil Yesus, " Tuhan... Tuhan...! Tetapi Yesus menjawab, "Aku tidak mengenal engkau.. Enyahlah engkau yang berbuat kejahatan..! Maka kita harus dengan sungguh-sungguh belajar Firman Allah dan melakukannya.