Idola Sejati
Roma 11:36 (TB) Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!
Tiap orang punya idola. Ada yang idola pada penyanyi, lalu ditiru mulai baju, gaya berdandan hingga kesukaannya. Ada yang idola pada tokoh politik lalu rela jadi volunter untuk pencalonannya walau tidak dibayar.
Semua sah-sah saja. Hanya akan lebih baik kalau untuk perilaku, cara berpikir, cara berucap, idola kita hanyalah Tuhan Yesus. Yesus harus jadi teladan utama dalam hidup kita.
Yesus adalah Firman Allah, kitab yang terbuka. Semua yang dicontohkan Yesus patut kita ikuti dalam kehidupan kita. Sebab menjadi Murid Yesus berarti kita memasuki hidup baru yang semakin lama harus semakin serupa dengan Yesus.
Disamping itu, kalau kita rela berjerih payah tanpa dibayar untuk idola politik, penyanyi, atau idola lainnya, wajar kalau kita juga rela mempersembahkan waktu, pikiran dan tenaga untuk pekerjaan Tuhan. Sebab bukankah seluruh hidup kita berasal dari Tuhan? Tuhan-lah yang menggenggam nafas kita. Bahkan Yesus sudah mati untuk menebus dosa-dosa kita di atas kayu salib, Yesus adalah yang paling berjasa dalam hidup kita.
Jadi, marilah kita mempersembahkan hidup kita untuk kemuliaan Tuhan.
