Meninggalkan Masa Lalu

2 Korintus 5:17 (TB)  Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.

Masa lalu seseorang bisa saja buruk, lalu dia merasa sudah terlanjur, sudah hancur, tidak mungkin diperbaiki.

Tapi jangan lupa, kita ini adalah ciptaan Allah, milik Allah. Allah pasti tidak akan membiarkan miliknya rusak tanpa diperbaiki. Dan Allah mampu menciptakan manusia baru dari yang rusak. Sebab setiap manusia berharga di mata Allah.

Kalau kita punya mobil rusak saja, tidak mungkin kita langsung buang. Sebab mobil pasti berharga buat kita. Harganya mahal. Pasti kita usahakan untuk memperbaikinya. Kecuali kalau barang itu tidak berharga, mungkin saja rusak kita buang, kita ganti yang baru.

Tapi manusia adalah milik yang sangat berharga di mata Allah. Maka Allah mengasihinya, bahkan sampai rela mengirimkan Yesus, Anak Allah terkasih untuk mati menebus manusia dari dosa.

Pengorbanan Yesus di atas kayu salib membayar lunas hutang dosa manusia, mematahkan setiap kutuk, dan menyucikan manusia dari segala kenajisannya. Maka pengorbanan Yesus di kayu salib memungkinkan manusia berdosa menjadi manusia baru.

Walaupun dosanya merah seperti kirmiji, akan menjadi putih seperti bulu domba. Mungkin dulunya seseorang telah jatuh dalam lubang dosa. Tapi ada kesempatan untuk menjadi manusia baru, yang bersih, suci, tidak najis dan tidak terkutuk.

Bersama Yesus, masa lalu yang kelam tinggal kenangan yang harus di lupakan. Kita semua mendapat kesempatan memulai kehidupan baru yang mulia. Buatlah lembar kehidupan baru yang indah di mata Tuhan dan di mata manusia.



Popular Posts