Layak Untuk Pekerjaan Tuhan
Lukas 5:8 (TB) Ketika Simon Petrus melihat hal itu ia pun tersungkur di depan Yesus dan berkata: "Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa."
Simon Petrus adalah salah satu Murid Terkasih Yesus. Ia termasuk dalam bilangan 12 Rasul Yesus Kristus. Bahkan tentang Petrus, Yesus berkata : "...Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya."
Tapi mengapa Yesus memilih Petrus menjadi salah satu dari 12 Rasul? Apakah karena Petrus pintar ilmu Taurat? Apakah karena Petrus terkenal sangat saleh? Apa karena memiliki Prestasi yang memukau Yesus?
Justru Petrus sendiri sadar bahwa ia hanyalah orang berdosa. Saat pertama bertemu Yesus, Petrus sampai berkata, " Tuhan, pergilah daripadaku, karena aku ini seorang berdosa." Petrus merasa tidak layak mempresentasikan kehebatannya di depan Yesus, bahkan dia mengaku dengan tulus bahwa ia adalah orang berdosa.
Lalu apa Yesus menolak Petrus jadi murid-Nya? Yesus tidak menolak Petrus, justru Yesus-lah yang memilih Petrus menjadi murid-Nya.
Lalu saat Yesus diadili, Petrus 3 kali menyangkal Yesus. Tapi apakah Yesus berubah dari mengasihi Petrus, menjadi menolak Yesus? Ternyata Yesus tidak pernah menolak Petrus. Petrus tetap menjadi salah satu dari bilangan ke-12 Rasul.
Orang boleh saja bilang, kenapa orang yang tidak layak dipilih menjadi Rasul oleh Yesus Kristus? Tapi itu suatu bukti bahwa Yesus mengasihi seseorang bukan tergantung karena kepandaiannya, kesalehannya, prestasinya, atau hal lain. Yesus memilih Petrus yang tulus mengakui dirinya sebagai orang berdosa. Kalau kemudian Petrus layak menjadi Rasul, itu karena Yesus yang melayakkan Petrus jadi Rasul-Nya.
Kita juga orang berdosa seperti Petrus. Beberapa dari kita bahkan memiliki masa lalu yang sangat kotor, dan bahkan sampai saat ini masih belum merasa jadi orang baik. Tapi itu semua bukan menjadi alasan kita untuk tidak melayani Tuhan. Bukan juga menjadi alasan menolak seseorang menjadi pelayanan di Rumah Tuhan.
Yang penting kita tulus mengaku di depan Yesus bahwa kita ini orang yang berdosa, sama seperti Petrus. Tuhan yang akan melayakkan kita untuk menjadi pelayanNya.
Kita juga tidak boleh merasa paling layak dibanding orang lain. Walau kita pintar ilmu agama, rajin beribadah, kita tetap orang berdosa seperti Petrus kalau Yesus tidak melayakkan kita. Semua manusia sama-sama orang berdosa. Hanya Tuhanlah yang dapat melayakkan kita untuk menjadi Pelayan Tuhan.
Marilah kita merendahkan diri di depan Tuhan, dan mempersembahkan diri kita menjadi pelayan-pelayan untuk Pekerjaan Tuhan.
