Menjadi Terang Bagi Dunia
Matius 5:14-16 (TB) Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.
Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu.
Demikianlah hendaknyaMe terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."
Kalau kita mendengar lagu Michael Jackson yang berjudul "Heal The World", syairnya berisi ajakan untuk membagikan kasih dan kebajikan, agar dunia menjadi tempat yang lebih indah buat semua orang. Dunia ini memang sedang penuh dengan kekerasan dan kegelapan. Adanya perang, pertengkaran, kejahatan membuat dunia menjadi semakin menakutkan. Dunia butuh cahaya untuk meneranginya, dunia butuh tindakan kasih yang membalut luka hati orang-orang yang penuh kesedihan.
Tapi siapa yang harus memulai untuk membagikan kasih kepada sesama manusia? Bukankah di jaman yang materialistik ini tidak ada suatu yang gratis? Jarang orang mau memberi ke orang lain kalau dirasa tidak menguntungkan dirinya.
Tapi Alkitab berkata bahwa orang Kristen adalah terang dunia. Orang Kristen harus menjadi terang bagi dunia yang sedang diliputi kegelapan. Orang Kristen juga harus rela membagikan kasih kepada sesama tanpa mengharapkan imbalan. Sebab Yesus sudah lebih dahulu memberikan nyawa-Nya untuk menebus dosa kita.
Pengorbanan Yesus tidak akan bisa kita bayar dengan emas dan perak. Tapi Tuhan hanya minta kita membalasnya dengan membagikan kasih kepada sesama.
Dengan membagikan kasih kepada sesama, kita melawan kejahatan dengan kebaikan. Kasih kita akan menjadi cahaya yang menerangi dunia yang gelap ini.
Maka tunjukkanlah rasa syukur kita atas Pengorbanan Yesus di atas kayu salib, dengan membagikan kasih kepada dunia. Kasih kita akan menerangi dunia, sehingga dunia akan menjadi tempat yang lebih indah, tidak menakutkan. Kasih kita juga akan membawa orang lain ikut merasakan kehadiran Allah dalam hidupnya, sehingga ikut memuliakan Tuhan.
