Kitab Yang Terbuka
Yohanes 1:1-3 (TB) Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.
Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.
Dalam agama Kristen ada istilah Kitab Yang Terbuka. Kitab yang terbuka adalah orang-orang yang melakukan Firman Allah, memperkenalkan Firman Allah kepada lingkungan sekitarnya dengan menjadi pelaku Firman Allah.
Yesus adalah Kitab Yang Terbuka. Injil dan kitab lain dalam Alkitab hanyalah catatan-catatan tentang kehidupan Yesus. Perjanjian lama berisi catatan peristiwa saat penantian kedatangan Yesus. Perjanjian Baru berisi tentang catatan peristiwa seputar Yesus dan Murid-Muridnya.
Tapi Firman Allah adalah Yesus sendiri. Bukan buku yang dicatat dalam lembaran kertas dengan tinta oleh Yesus, tapi berwujud manusia Yesus itu sendiri. Yesus adalah kitab yang terbuka yang mengajarkan sekaligus mencontohkan Kasih Allah. Injil hanyalah catatan tentang kehidupan Yesus, yang ditulis oleh murid-muridNya.
Lalu kalau kita belajar Alkitab, apa yang Tuhan harapkan dari kita? Menjadi penghafal ayat-ayat Alkitab? Pandai menceritakan kisah-kisah dalam Alkitab? Jago menjawab quiz Alkitab? Tidak...
Yesus ingin murid-murid-Nya termasuk kita juga menjadi Kitab Yang Terbuka. Bukan sekedar penghafal ayat-ayat Alkitab, tapi pelaku Firman Allah, sekaligus menyaksikan Firman Allah melalui perilakunya.
Yesus mau kita menjadi penurut-penurut Firman Allah, sehingga orang lain melihat perbuatan kita yang baik, dan ikut memuliakan Allah....
