Fokus pada Tuhan, Bukan pada Masalah

Matius 14:30-31 (TB)  Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: "Tuhan, tolonglah aku!" Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: "Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?"

Takut itu adalah suatu hal yang manusiawi. Apalagi kalau kita sedang menghadapi kesusahan besar atau bahaya. Tapi sebagai orang beriman, jangan sampai ketakutan itu membuat kita menjauh dari Allah, apalagi lari dari Allah.

Justru Allah adalah Juruselamat kita, dan sumber pengharapan kita. Allah mampu untuk membimbing kita keluar dari setiap masalah kita. Tidak ada pertolongan lain yang bisa kita andalkan selain pertolongan Allah kita.

Walau pun persoalan kita besar, tapi kita punya Allah yang jauh lebih besar daripada segala persoalan kita. Disaat kita terjepit, jangan lepaskan pengharapan kita kepada Allah. Justru kita harus berteriak minta tolong pada Allah. Pandangan kita jangan terfokus pada masalah, tapi harus pada Allah.

Dalam bacaan di atas, angin kencang membuat Petrus ketakutan, dan dia hampir tenggelam. Petrus hampir tenggelam, mungkin memang karena imannya kurang kuat. Tak heran kalau Yesus memarahi Petrus, sebagai orang yang kurang percaya. Tapi Petrus berteriak untuk meminta tolong pada Yesus, dan Yesus segera mengulurkan tanganNya untuk menolong Petrus.

Disaat kita menghadapi kesulitan atau bahaya, datanglah kepada Tuhan. Berteriak minta tolong pada Yesus seperti yang dilakukan oleh Petrus. Jangan cari pertolongan lain di luar Tuhan. Jangan fokus pada masalah. Maka percayalah bahwa pertolongan Tuhan selalu datang tepat waktunya, tidak pernah terlambat.



Popular Posts