Kita semua Manusia Berdosa

Lukas 15:1-2 (TB)  Para pemungut cukai dan orang-orang berdosa biasanya datang kepada Yesus untuk mendengarkan Dia. Maka bersungut-sungutlah orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, katanya: "Ia menerima orang-orang berdosa dan makan bersama-sama dengan mereka."

Kekristenan seseorang harus dimulai dari kesadaran bahwa dia adalah manusia berdosa, yang membutuhkan pengampunan dari Allah.

Alkitab berkata bahwa kita semua adalah manusia yang berdosa dan kehilangan kemuliaan Allah. Dan bahwa hanya kuasa darah Yesus yang dapat membebaskan kita dari hukuman atas dosa.

Selama orang masih merasa paling suci dan paling saleh, ia tidak akan bisa menjadi murid Yesus. Alkitab berkata bahwa kita diselamatkan oleh iman, itu semua adalah anugerah, dan bukan karena hasil usaha kita. Sebab kesalehan kita tidak akan cukup untuk membayar hutang atas dosa kita. Jangan sampai ada manusia yang memegahkan diri atas kesalehannya.

Orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat di masa Yesus merasa dirinya adalah orang  paling saleh. Mereka merasa layak menghakimi orang lain sebagai orang yang berdosa. Mereka juga memegahkan segala kesalehannya karena taat pada aturan-aturan kitab Taurat : rajin beribadah, mempelajari kitab suci, rajin berpuasa, rajin membayar persembahan, dan sebagainya. Mereka mengklaim dirinya sudah cukup suci untuk masuk surga. Mereka juga sering merendahkan keagamaan orang lain, bahkan merasa layak untuk menghukum orang yang berdosa, sekali pun dengan hukuman mati.


Orang yang merasa dirinya paling suci tidak akan merasa membutuhkan Kuasa Pengampunan Tuhan. Mereka tidak akan bisa datang kepada Yesus dan menjadi murid-Nya. Itulah yang terjadi pada orang-orang Farisi dan Ahli Taurat di zaman Yesus.

Kesombongan rohani menghalangi mereka untuk menjadi Murid Yesus. Sekali pun mereka melihat kebenaran ajaran Yesus, tapi mereka lebih suka sanjungan rohani daripada merendahkan diri di hadapan Yesus.

Oleh sebab itu jauhi kesombongan rohani. Kesombongan rohani akan lebih menonjolkan "Aku" daripada Yesus dalam kehidupan sehari-hari. Sekali pun mengaku Kristen, kalau sombong rohani maka hasilnya tidak akan jauh dari Orang-Orang Farisi dan Ahli-Ahli Taurat di zaman Yesus. Pasti akan mudah menghakimi orang lain, memegahkan kesalehannya, dan tidak akan menjadi murid Yesus yang sejati.

Kita adalah orang-orang berdosa yang sudah kehilangan kemuliaan Allah!!! Camkan itu di hati kita masing-masing...


Popular Posts