Menyelamatkan bukan Menghukum

Galatia 6:1-2 (TB)  Saudara-saudara, kalaupun seorang kedapatan melakukan suatu pelanggaran, maka kamu yang rohani, harus memimpin orang itu ke jalan yang benar dalam roh lemah lembut, sambil menjaga dirimu sendiri, supaya kamu juga jangan kena pencobaan. 
Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus. 

Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan umat manusia dari hukuman atas dosa. Sebagai murid-murid Yesus, kita diberi tugas oleh Tuhan Yesus untuk melanjutkan pekerjaan-Nya, yaitu membagikan keselamatan kepada dunia.

Pengorbanan Yesus yang mati di atas kayu salib adalah untuk pengampunan dosa bagi seluruh umat manusia. Yesus ingin agar seluruh umat manusia beroleh pengampunan dari Allah.


Maka kekristenan tidak lagi seperti era Perjanjian lama. Kekristenan tidak lagi berbicara tentang mentaati hukum Taurat, dan menghukum tiap pelanggaran. Seluruh hukuman atas dosa manusia sudah ditanggung oleh Yesus. Kekristenan justru berbicara tentang kabar keselamatan bagi orang berdosa yang mau menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Setiap orang yang mau menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat akan diselamatkan oleh iman kepada Yesus Kristus, dan tidak turut dihukum atas dosanya.

Pelayanan Kekristenan juga tidak berbicara tentang menghakimi orang berdosa. Orang yang lebih rohani tidak lagi bertugas menghakimi, tetapi justru berkewajiban untuk membimbing mereka yang berdosa ke jalan yang benar, agar semua orang diampuni oleh Allah.

Maka tidak heran kalau ketika orang-orang Yahudi membawa wanita yang kedapatan berzina kepada Yesus, Yesus tidak memimpin mereka untuk melontari wanita itu dengan batu sampai mati. Yesus justru menantang orang-orang Yahudi : barangsiapa merasa tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melempari wanita itu dengan batu. Tapi satu-persatu orang-orang Yahudi pergi meninggalkan Yesus dan wanita itu. Hal ini menunjukkan bahwa akhirnya orang-orang Yahudi sadar bahwa mereka juga orang berdosa. Yesus juga tidak menghukum wanita itu, Yesus malah berkata kepada wanita yang berzina itu :  "Pergilah dan jangan berbuat dosa lagi". Ada kesempatan kedua bagi wanita itu untuk tetap hidup dan memulai lembaran hidup baru yang lebih baik.

Marilah kita bersama-sama membagikan kabar keselamatan kepada dunia. Sebab Yesus mau agar sebanyak mungkin manusia diselamatkan dari penghukuman atas dosa.


Popular Posts