Hidup Baru

Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. (2 Korintus 5 : 17)

Menjadi Pengikut Yesus itu bukan sekedar bicara identitas KTP. Tapi semenjak kita menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, identitas kita sudah diubahkan menjadi milik Kristus, manusia ciptaan baru. Alkitab berkata bahwa Kristus akan hidup dalam diri kita. Dan kita juga sudah disucikan oleh Yesus dari dosa dan kutuk. Kita harus menyambut identitas baru ini dengan hidup untuk memuliakan Kristus.

Ibarat kertas yang tadinya penuh coretan noda, sudah dibersihkan sepenuhnya, seperti kertas baru yang kosong. Oleh sebab itu kita harus meninggalkan manusia lama kita yang penuh dosa, dan mengisi lembaran kehidupan yang baru dengan perbuatan baik dan  pertobatan dari semua perbuatan jahat kita di masa lalu. Jangan sampai lembaran yang sudah bersih dari noda ini diisi dengan noda kotor yang baru, tapi harus diisi dengan karya indah yang memuliakan Tuhan.

Hidup baru juga berarti kesempatan baru. Orang dengan masa lalu yang kelam seperti pengguna narkoba, pelacur, pencuri, perampok, pembunuh, memperoleh kesempatan hidup baru yang berkenan pada Tuhan. Semua aib dan kejadian memalukan itu tinggallah kenangan yang hanya akan menjadi bahan pembelajaran. Orang Kristen tidak boleh merendahkan pelacur, pengguna narkoba, atau penjahat yang sudah bertobat dengan sungguh-sungguh. Mereka harus diberi kesempatan memulai hidup baru tanpa diungkit-ungkit dosanya di masa lalu.

Semua hutang dosa dan kesalahan kita sudah dibayar lunas oleh Yesus dengan darahNya yang tercurah di atas kayu salib. Kita seperti lembaran kertas baru yang putih bersih. Jangan sampai kita melakukan lagi kejahatan-kejahatan kita di masa lalu dengan sengaja. Itu sama saja dengan meremehkan pengorbanan Kristus di kayu salib. Bahkan sama seperti menyalibkan Kristus di kayu salib untuk kedua kalinya.

Popular Posts