Rencana Allah itu Sempurna

Ester 9 : 22 (TB) .....karena pada hari-hari itulah orang Yahudi mendapat keamanan terhadap musuhnya dan dalam bulan itulah dukacita mereka berubah menjadi sukacita dan hari perkabungan menjadi hari gembira, dan supaya menjadikan hari-hari itu hari perjamuan dan sukacita dan hari untuk antar-mengantar makanan dan untuk bersedekah kepada orang-orang miskin.

Rencana Allah itu sempurna dan jauh ke masa depan. Alkitab berkata bahwa rancangan Allah itu adalah rancangan damai sejahtera, bukan kecelakaan, untuk memberikan masa depan yang penuh harapan bagi semua orang yang percaya kepadaNya.

Ada orang yang tidak berani mengandalkan Tuhan karena tidak percaya pada Kuasa Allah. Tapi sesungguhnya Allah adalah Tuhan yang bisa kita andalkan, tidak ada rencanaNya yang pernah dan akan gagal. Kita bisa bersandar pada Allah sepenuhnya.

Kisah Ester adalah salah satu kisah nyata yang menggambarkan betapa sempurnanya rencana Allah. Dalam Alkitab ada beberapa kisah lain yang juga menggambarkan betapa sempurnanya rencana Allah.


Dalam Kitab Ester, dicatat bahwa orang Yahudi pernah akan dipunahkan oleh Haman Hamedata, orang kuat di kerajaan Raja Ahasyweros, pada satu hari yang telah ditentukan. Seluruh orang Yahudi, laki-laki dan wanita termasuk anak-anak akan dibunuh. Rumahnya akan dirubuhkan dan hartanya dirampas. Seluruh orang Yahudi di seluruh kerajaan Raja Ahasyweros berkabung dan dilanda ketakutan. Sebab Haman adalah orang kepercayaan Raja Ahasyweros, Raja yang sangat berkuasa, tidak mungkin Orang Yahudi secara akal bisa lolos dari bencana maut tersebut. Maka m
ereka berseru dengan keras pada Tuhan.

Dan Tuhan menjawab seruan mereka. Pada hari yang ditentukan, kejadiannya justru berbalik. Orang Yahudi justru menumpas musuh-musuhnya. Bahkan Haman Hamedata dan kesepuluh anaknya dibunuh dengan disulakan pada tiang. Orang Yahudi menjadi ditakuti oleh semua bangsa sehingga banyak orang memilih menggabungkan diri dengan bangsa Yahudi.

Hal ini bisa terjadi karena Allah telah mempersiapkan jalan keluar jauh sebelum Haman Hamedata berencana memunahkan orang Yahudi. Yaitu Allah mempersiapkan Ester menjadi Ratu, Mordekhai menjadi orang berkuasa di kerajaan Raja Ahasyweros karena jasanya menyelamatkan nyawa Raja. Semua rencana jahat Haman dan musuh orang Yahudi berbalik mengenai mereka sendiri.

Rancangan Allah yang damai sejahtera dan bukan kecelakaan, juga akan terjadi pada kita, kalau kita mau setia dan berpegang pada janji Allah. 

Terbukti bahwa rancangan Allah memang rancangan damai sejahtera, bukan rancangan kecelakaan, dan pasti akan memberi masa depan yang penuh harapan bagi semua orang yang berharap padaNya. Oleh sebab itu kita harus setia bersandar pada Tuhan dalam setiap langkah hidup kita. Tuhan tidak pernah mengecewakan orang-orang yang berharap kepadaNya.

Popular Posts