Mengasihi Sesama

 1 Yohanes 4 : 20 (TB) Jikalau seorang berkata: "Aku mengasihi Allah," dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.

Allah adalah Kasih, maka semua yang berasal dari Allah juga harus mengasihi. Mengasihi itu harus menjadi ciri dari Umat Allah.

Saling mengasihi sesama manusia tidak bisa dilepaskan dari mengasihi Allah. 1 Yohanes 13 : 34-35 berkata 

Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.

Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi."





Jadi mengasihi sesama manusia itu adalah perintah Yesus sendiri pada kita. Bahkan Yesus menegaskan bahwa saling mengasihi itu menjadi ciri dari Murid Yesus.


Jadi kalau kita tidak mau mengasihi sesama manusia, apalagi membencinya, berarti kita menolak perintah Yesus. Kalau menolak perintahNya maka kita tidak layak disebut sebagai MuridNya.


Yesus sudah mati di atas kayu salib untuk menebus dosa kita. Maka kita harus membalas kasih Yesus itu dengan memberi diri untuk mengasihi sesama manusia. Mengasihi sesama manusia seperti yang dicontohkan Yesus memang tidak mudah. Kita harus mendoakan musuh kita, saling mendahului dalam memberi hormat, saling menasehati dan mendorong dalam pekerjaan baik, menguatkan mereka yang lemah, membezuk mereka yang sakit, undur atau terpenjara, membagikan injil keselamatan Kristus, membela kebenaran, dan sebagainya. Tapi itu harus kita lakukan kalau kita mengaku sebagai Murid Yesus. Tunjukkanlah kasih kita pada Allah dengan menaati perintahNya untuk mengasihi sesama manusia.



Popular Posts